ppid - klinik pendidikan

FlashNews


klik disini file JUKNIS BOS 2013
klik disini file DAPODIK 2012


KALENDER PENDIDIKAN 2013 - 2014 dan PANDUAN
http://www.4shared.com/rar/HnsObk0O/kalpend1314_dan_panduan.html

PENERIMA TUNJANGAN FUNGSIONAL 2013 JENJANG DIKDAS (SD-SMP) bisa anda unduh
http://tendikjatim.blogspot.com/2013/04/penerima-tunjangan-fungsional-2013.html

DAFTAR PENERIMA SK TPP TAHUN 2013
http://tendikjatim.blogspot.com/2013/04/daftar-sk-tpp-2013-dana-dekonsentrasi.html


SUPERVISI KOMISI INFORMASI JAWA TIMUR di PPID DINAS PENDIDIKAN JAWA TIMUR



PENCAIRAN TRIWULAN III DANA BOS TAHUN 2013

 

1. Penyaluran Dana BOS Triwulan III dilaksanakan pada awal Bulan Juli 2013 tepatnya tanggal 4 Juli 2013

2. Kebutuhan Pencairan dana BOS Triwulan III didasarkan pada :
- SK Dirjen Kemdikbud Tahun 2013

3. Persiapan pencairan Dana BOS Triwulan III Tahun 2013 dilakukan dengan melaksanakan verifikasi data dari Kabupaten/Kota pada akhir bulan Juni 2013

4. Hasil dari proses verifikasi data tersebut dipergunakan untuk :
a. Menghitung jumlah kebutuhan dana BOS seluruh sekolah (jenjang SD dan SMP) yang diusulkan untuk menerima dana BOS Triwulan III Tahun 2013
b. Mengusulkan Surat Penyediaan Dana (SPD) kepada BPKAD
c. Menghitung Kecukupan dana yang ditransfer Pemerintah Pusat yang akan disalurkan ke sekolah (baik sekolah regular, terlewatkan maupun sekolah baru)
d. Memproses penyaluran dana BOS Triwulan III Tahun 2013 ke seluruh penerima BOS dengan bekerja sama antara BPKAD Provinsi Jatim dan Bank Penyalur (Bank Jatim)

5. Kebutuhan pencairan Triwulkan III sebagai berikut :
a. SD/SDLB
Jumlah lembaga : 19.727
Jumlah siswa : 3.071.813
Jumlah dana : 445.984.330.000

b. SMP/SMPLB/SATAP
Jumlah lembaga : 4.393
Jumlah siswa : 1.218.966
Jumlah dana : 216. 295.465.000

6. Prosedur pelaksanaan :
- Dana transfer dari Pusat ke Kas Umum Daerah (KUD) Provinsi pada sore hari tanggal 1 Juli 2013 sebesar Rp. 663.115.770.000
- Tanggal 2 Juli 2013 siang, penerbitan SPD (Surat Penyediaan Dana) untuk kebutuhan Triwulan III
- Tanggal 3 Juli 2013 proses pembuatan SPP dan SPM untuk diajukan ke BPKAD Provinsi agar segera diterbitkannya SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana)
- Pada tanggal 4 Juli 2013 masih dalam tahap proses penerbitan SP2D
- Penerbitan SP2D sebagai dasar Bank Jatim untuk melakukan penyaluran kepada semua lembaga
- Penerimaan dana BOS Triwulan III kepada semua lembaga mulai tanggal 4 Juli 2013 secara bertahap

7. Permasalahan :
Masih terdapat sekolah yang belum mendapatkan dana BOS untuk setiap triwulannya dengan rincian sebagai berikut :
- 19 Kabupaten/ Kota
- Jenjang SD : 49 Lembaga , 4.163 siswa dan alokasi dana : 603.635.000
- Jenjang SMP : 55 Lembaga, 2.007 siswa dan alokasi dana : 356.242.500

8. Penyelesaian ;
- Dilakukannya verifikasi data untuk persipaan pencairan Triwulan III sehingga dapat diketahui terdapat beberapa sekolah yang belum mendapatkan dana BOS dikarenakan terlewatkan pendataan pada tahun 2012 oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota
- Dinas Pendidikan Provinsi merekapitulasi dan membuat usulan kepada Kemdikbud pada tanggal 25 Maret 2013
- Pencairan untuk lembaga terlewatkan menunggu proses SK Gubernur Jawa Timur turun, perkiraan akhir bulan Juli 2013 dengan menerima langsung 2(dua) Triwulan yakni Triwulan 1 dan Triwulan II sebesar Rp. 1.919.755.000


Jawa Timur Pertahankan Predikat Juara Umum O2SN

 

Kontingen Jawa Timur kembali meraih predikat juara umum dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang dilaksanakan di Balikpapan dan Samarinda, 30 Juni – 6 Juli 2013. Pengumuman dan penyerahan trophy juara umum diserahkan dalam acara penutupan di Gedung Pertemuan dan Olahraga (Dome), Balikpapan, Jumat (5/7). Gelar juara umum tahun ini adalah gelar keenam yang diraih oleh Jawa Timur secara berturut-turut. Jawa Timur menjadi juara umum O2SN 2013 setelah berhasil mengumpulkan 25 medali emas, 17 perak dan 17 perunggu. Jawa Barat menyusul di tempat kedua dengan 18 emas, 11 perak dan 12 perunggu. Sedangkan tempat ketiga ditempati kontingen Bali dengan 14 emas, 8 perak, dan 13 perunggu.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Harun menyatakan rasa bahagia dan bangganya kepada anggota kontingen Jawa Timur yang sudah bekerja keras untuk dapat mepertahankan gelar juara umum. Harun juga berharap para juara O2SN bisa terus dibina selepas sekolah menengah agar bisa menjadi atlet profesional yang bisa membanggakan bangsa Indonesia. Harun mengungkapkan bahwa keberhasilan Jawa Timur menjadi juara umum O2SN enam kali berturut-turut adalah berkat kerja keras dan kerjasama antara Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten sampai dengan UPTD dalam pembinaan olahraga di jawa Timur. “ Kami berharap kedepan Jawa Timur dapat merebut juara umum O2SN yang ketujuh kali secara berturut-turut,” seru harun bersemangat. Kebanggaan Harun semakin bertambah dengan gelar kontingen paling fair play dari 33 provinsi yang ambil bagian di ajang yang digelar di Balikpapan dan Samarinda, Kalimantan Timur.

Gelar fair play ini didasarkan pada ketepatan tiba di lapangan,kejujuran umur, serta sportivitas selama pertandingan. "Gelar ini sangat membanggakan karena semua pertandingan dinilai jujur,"kata mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim sambil menunjukkan piala fair playnya Menurut Harun, prestasi ini berkat kerja keras siswa, guru, pelatih serta didukung oleh pihak-pihak yang selama ini memberikan CSR ke dunia olahraga pendidikan."Memang untuk membina olahraga kita tidak cukup dari dalam dinas pendidikan, tapi butuh kekuatan luar dan dukungan seluruh pemerintah daerah di Jatim,"katanya.

Meski telah meraih gelar juara umum keenam kalinya, Harun meminta semua jajajarannya untuk tidak lengah.Terutama untuk memantau bibit-bibit atlet yang ada di jatim. Hal ini perlu agar calon atlet potensial ini tidak lari ke daerah lain. Asli Nurjadin, sekretaris panitia O2SN 2013 dalam laporannya menjelaskan bahwa O2SN tahun ini diikuti oleh 4.126 siswa mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK dari seluruh Indonesia. Para peserta O2SN Balikpapan- Samarinda ini memperebutkan medali dari 12 cabang olahraga, yaitu atletik, bulutangkis, tenis meja, catur, renang, karate, pencak silat, senam, bola voli, bola basket, dan sepak takraw.

Sumber : Kemdiknas.go.id


GRAND FINAL SISWA BERPRESTASI JENJANG SMP – SMA
TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2013

Lima siswi dari SMP Negeri 1 Sukodono tampil memukau membawakan tarian Laskar Jenggolo dalam acara pembukaan Grand Final Siswa Berprestasi jenjang SMP –SMA Tingkat Provinsi Jawa Timur, di Hotel Utami, Juanda Sidoarjo, Rabu, 3 Juli 2013. Setelah melalui beberapa tahapan seleksi yang meliputi tes kecerdasan, tes bakat dan kepribadian, akhirnya terpilih 20 siswa SMP dan 20 siswa SMA yang berhak mengikuti Grand Final Siswa Berprestasi. Dalam Grand Final ini para siswa beradu kecepatan menjawab pertanyaan yang sudah disediakan dan bertindak sebagai Dewan Juri, Drs. Wirawan dari Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Bagong Suyanto, M.Si dari Perguruan Tinggi dan Dra. Ning Azizatul Fahmi dari Yayasan Persahabatan Indonesia – Amerika.

Grand Final Siswa Berprestasi Jenjang SMP-SMA Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2013, dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah Pertama dan Pendidikan Menengah Atas Drs. Bambang Sudarto, M.Si. Selain tarian Laskar Jenggolo dari SMP Negeri 1 Sukodono tampil pula tarian Ater Ater dari SMAN 1 Srengat Blitar yang merupakan Juara FLS2N Tingkat Provinsi Jawa Timur dan 10 besar peraih nominasi FLS2N Tingkat Nasional.

Setelah melalui seleksi pada Grand Final terpilihlah Juara Siswa Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2013, yaitu :

Jenjang SMP :
1. Achmad Daynamus Sholih – SMPN 1 Tuban
2. Januar Risqi Kusuma Putra – SMP Negeri 1 Surabaya
3. Septia Maulidya Fajrin – SMPN 1 Pacitan

Jenjang SMA :
1. Destya Budi Amifa – SMA Negeri 2 Mojokerto
2. Whanegi Skar Al Khalifi – SMA Negeri 1 Ponorogo
3. Erista Nurfiningrum – SMA Negeri 1 Magetan


Dedicated Cloud Hosting for your business with Joomla ready to go. Launch your online home with CloudAccess.net.